Jakarta - Salah uni hukum dalam perekaman karya ilmiah yakni menoreh referensi dekat divisi akhir karya. Daftar bacaan berisi himpunan sendang referensi nan dijadikan penunjuk klerek dalam menggubah karya catat. Setidaknya, kepustakaan mencakup bab titel klerek, kepala karangan naskah, tarikh terbit, hingga pengedar. Ada banyak tingkah perekaman daftar bacaan, pada https://fernandockrx7.theisblog.com/40289821/details-sdy-dengan-melakukan-analisis-sederhana-akan-facts-sdy-info-sydney